Ketika Layanan Ada tapi Keadilan Belum Hadir (Amartya Sen, Daniels, dkk)

Ada pertanyaan yang sering saya ajukan dalam diskusi kebijakan kesehatan dan jawabannya hampir selalu membuat orang tidak nyaman: Apakah sistem kesehatan yang menjangkau 90 persen warga bisa disebut adil, jika 10 persen yang tidak terjangkau adalah mereka yang paling membutuhkan? Kebanyakan orang menjawab dengan data cakupan. Berapa persen yang terdaftar BPJS. Berapa Puskesmas yang sudah … Read more

Prevention Paradox #2

Ketika Pemerintah Bicara Pencegahan tapi Anggaran Bicara Sebaliknya Essay #04 · firmansyarifuddin.id Di artikel pertama seri ini, kita bertemu Pak Rudi-Seorang tukang ojek yang malam harinya jualan nasi goreng, yang tahu persis bahwa merokok itu berbahaya, tapi tidak punya waktu dan energi untuk datang ke penyuluhan Puskesmas. Kita sudah memahami mengapa perilakunya sangat masuk akal … Read more

Prevention Paradox Series #1

Mengapa Masyarakat Lebih Percaya Pengobatan dan Masih Menomorduakan Pencegahan Kesehatan? Essay #03 · firmansyarifuddin.id Beberapa waktu lalu, saya berbincang dengan seorang warga di pinggiran kota, sebut saja Pak Rudi. Saya tanya kenapa ia tidak datang ke penyuluhan kesehatan yang diadakan Puskesmas minggu lalu. Jawabannya lugas: “Waduh, belum sempat, Mas. Masih ada kerjaan. Lebih penting cari … Read more

Starfield Menyebut Sistem Kita Tidak Adil (Bukan Tuduhan, Tapi Diagnosis)

Ada kata yang Starfield pilih dengan sangat hati-hati, dan saya rasa tidak banyak yang menyadarinya. Ia tidak mengatakan sistem kesehatan kita kurang adil. Ia tidak mengatakan sistem kita perlu diperbaiki. Ia mengatakan sistem kesehatan yang terlalu berorientasi pada penyakit adalah inheren inekuitabel — tidak adil secara bawaan, bukan karena kesalahan pelaksanaan, tapi karena cara ia … Read more

Starfield Benar — Sistem Kesehatan Bisa Salah

Dari Buku Starfield, B. (1998). Primary Care: Balancing Health Needs, Services, and Technology. Oxford University Press. Ada kalimat Starfield yang tidak bisa saya lewati begitu saja: “Tujuan utama sistem layanan kesehatan ada dua: mengoptimalkan kesehatan populasi dan meminimalkan disparitas antar subkelompok agar kelompok yang kurang beruntung tidak dirugikan.” Dua tujuan. Bukan satu. Dan saya bertanya-tanya: … Read more

Ketimpangan Kesehatan Bukan Nasib

Ada cara yang lebih jujur untuk berbicara tentang ketimpangan kesehatan. Bukan dengan grafik. Bukan dengan angka prevalensi. Bukan dengan perbandingan indikator antar wilayah. Dawes memilih metafora. Dan metafora itu lebih menggigit dari data mana pun yang pernah saya baca. Kebun yang Dibiarkan Berbeda Bayangkan seorang petani dengan sebidang kebun yang luas. Ia menanam benih yang … Read more

Determinan Kesehatan Banyak, Tapi Penyebabnya Politik

Selama bertahun-tahun, kita berbicara tentang determinan sosial kesehatan. Perumahan, pendidikan, pekerjaan, lingkungan, semua faktor di luar klinik yang menentukan apakah seseorang sehat atau sakit. Literatur tentang ini sudah sangat tebal. Buktinya tidak terbantahkan. Konsensusnya sudah lama tercapai. Tapi ada satu pertanyaan yang anehnya jarang diajukan: mengapa determinan sosial itu ada di situ, dalam bentuknya yang … Read more